Akhirnya ada waktu lagi tuk upload blog ini.Emang ga gitu banyak isinya,karena digunakan buat seru-seruan aja.:D
Hari ini (06/06/2009) ada waktu buat isi blog bareng “1 L Coca Cola, 1 Kotak Richees, 1 Buah Apel” jadi makin seru de nge-blog nya karena di mix bareng audio “OST Step Up 2″.Uhm….lega bener sabtu gini g mikir apa-apa tentang kerjaan,cuma santai-santai aja.Tapi ada sesuatu pengalaman yang lumayan buat jantung copot,tp itu di topik berikutnya,biar agak rame
.
Jump to the topic…..awalnya emang aku kerja di bidang networking, cuma kadang serabutan kerjain sana sini.Ya tidak apa,selagi masih dimengerti, biar sambil belajar.Kisaran 3 minggu yang lalu dapet kerjaan yang ga kebayang dari dulu,yaitu customize Customer Management yang memang dibangun dengan ilmu tinggi tapi disajikan dalam porsi ala kadarnya.Kenapa saya bilang begitu, karena emang dibangun pake PHP konsep OOP bangeettss,tetapi code nya dan include-include nya rada berantakan (Not At All seehh
).Dengan modal pernah belajar PHP waktu tingkat II kuliah dulu, aku jawab “bisa..”.Tapi aku jelasin dulu tentang customer management ini seperti apa
Customer management ini dibangun untuk management customer yang ada di satu gedung yang menggunakan service dari provider.Misalnya ada tv,telp,dan internet plus wifi,jadi nanti customer management yang menangani data setiap customer,biaya pemakaian,data customer,dan jumlah pembayarannya.
Pertama sekali waktu buka code php nya, emang kelihatannya “sedikit mudah” karena include sana sini, fungsinya jelas (posisi foldernya aja ntah dimana-mana) jadi sekejap bisa kerjain satu fungsi.Segera berfikir ini cuma kerjaan 1 hari sampai fix.Hehehe..songong banget….ujung2nya nemu sesuatu yang aneh.Pertama berangkat dari database nya….
Database yang digunakan memang mysql,dan database yang musti dikoneksikan ke customer management itu sebelum di custom ada 2 (billing dan tv),tugas untuk modif tu aplikasi adalah ketika menambah satu database dan semua data bisa di manage di ketiga database dari customer management,baik edit,delete,dan add.Uhm,sepintas dipikirkan mudah,karena struktur database tv dan database yang baru memang sama,tetapi yang gak enak nya id yang sebagai primary key itu dibuat auto increment,dan sejauh pemantauan saya, penambahan data di db tv id nya beda dengan id di db yang baru.Sementara stuck karena lagi suntuk mikirin jalan keluarnya.
Akhirnya ada ide untuk mengakali tu persoalan.Di fungsi insert ke db tv :
dbconnect();
if($_POST[simpan]){
extract($_POST,EXTR_OVERWRITE);
$lup=date(“Y-m-d H:i:s”);
$upd=$_SESSION[active_user_id];
$query=”INSERT INTO nama_tabelnya (
field1,
field2)VALUES(
‘$masukan’,
‘$masukan’,
)”;
$result= mysql_unbuffered_query($query);
setelah berhasil di insert ke db tv, masuk ke fungsi if,
if($result)
{
ambil data yang sudah di insertkan tadi dan tampung di array.
$mysq = “select * from nama_tabel where field=’$argumen’”;
$result1 = mysql_query($mysq);
setelah itu ditampung di array,loopingkan untuk insert ke database yang baru, mungkin dicek dulu datanya ada apa tidak, setelah dicek misalnya ada query nya jadi update,jika tidak ada ya query nya insert
while ($row = mysql_fetch_assoc($resultiptv1)) {
$id=$row["field_array"];
$no_pelanggan=$row["field_array"];
dbconnect3();
$mysq = “select * from nama_tabel where field=’$argumen’”;
$result1 = mysql_query($mysq);
if (!result){
$sql2=”INSERT INTO nama_tabel(
field1,
field2)
VALUES(‘$id‘,’$no_pelanggan‘);”;
$resultsql2= mysql_unbuffered_query($sql2);
}
else {
disini create query update nya….
}
}
Fuihhh…..berhasil juga fungsinya…Jadi,dengan fungsi diatas memungkinkan data di database tv dan database yang baru benar-benar sama persis.Skarang tinggal trial customer management nya,moga-moga tidak ada kesalahan